RMSProp

Bagaimana model sebenarnya belajar, dari gradient descent dasar hingga Adam

RMSProp mengadaptasi ukuran langkah secara terpisah untuk setiap parameter. Ia melacak rata-rata bergerak dari gradien yang dikuadratkan, lalu membagi gradiennya dengan akar dari rata-rata itu.

Efeknya sederhana: koordinat dengan gradien yang konsisten besar mendapat langkah efektif yang lebih kecil; koordinat dengan gradien kecil mendapat langkah yang relatif lebih besar. Ini membantu ketika skala gradien berbeda secara drastis.

Bayangkan ban berjalan pabrik yang membawa paket dengan berat berbeda-beda. Jika setiap ban berjalan digerakkan dengan perintah motor mentah yang sama, jalur yang berat bisa tersentak-sentak sementara jalur yang ringan nyaris tidak bergerak. RMSProp mengawasi beban setiap ban berjalan dan menskalakan perintahnya per ban. Gambar di bawah ini menunjukkan geometri yang memang dilawan oleh RMSProp: sebuah mangkuk yang meregang, di mana gradien satu koordinat konsisten lebih besar dari koordinat lainnya. RMSProp mengecilkan langkah koordinat yang curam dan, secara relatif, memperbesar langkah koordinat yang landai.

Di mana ini berlaku dalam MLRMSProp menjadi penting untuk recurrent neural network dan training non-stasioner karena ia menangani skala gradien yang berubah-ubah lebih baik daripada SGD biasa. Adam dibangun langsung di atas ide gradien-kuadrat yang sama ini.
▶ RMSProp
← MomentumAdam →